Bagaimana jika kejadian yang terjadi sehari-hari ditulis dalam sebuah tulisan berseri dan dijadikan sebuah buku? Buku Kalo Sensi Jangan Baca Buku Ini merangkum segala sindiran yang terjadi di kehidupan kita sehari-hari. Ditulis dalam 315 halaman, penulis buku, Cahyo Satria Wijaya membuat puluhan tulisan menarik yang dibagi dalam beberapa bab.

Dari sindiran-sindiran dalam buku ini, akan dikupas beberapa kejadian yang selama ini kita alami sehari-hari. Cahyo Satria menulis secara sederhana kejadian apa saja yang dialami oleh kita sehari-hari. Contohnya dalam tulisan Bicarakan Aib Orang, Lupa Aib Sendiri, Menuntut Hak Menghindari Kewajiban, Hedonis Tetapi Pelit Sedekah, Berdoa Kok di Media Sosial. Tentu saja, kejadian-kejadian seperti itu ada di sekitar kita bahkan pada diri kita sendiri. Tulisan-tulisan ini digunakan penulis untuk membuka beberapa bab awal dalam buku ini.

Setelah itu, Cahyo Satria menulis berbagai cerita secara acak tanpa dibagi menjadi bab. Contohnya pada halaman 131, dalam tulisan berjudul Jihad itu Tak Selalu Perang, Menjaga Perdamaian Juga Jihad. Artikel ini menjadi sangat relevan karena saat ini banyak sekali terjadi kesalahpahaman tentang arti dan makna jihad. Contoh-contoh tindakan mengenai jihad pun dijelaskan dengan cukup jelas dan sederhana.

Ada lagi tulisan yang tampaknya dapat dijadikan cerminan diri kita sendiri. Misalnya dalam artikel Senang Menikmati, Lupa Mensyukuri (Hal 47). Nasihat-nasihat semacam ini tentu sangat sering kita dapati dalam pergaulan sehari-hari dan penulis buku ini mampu menghadirkan cerminan diri seseorang dalam tulisannya. “Mendapatkan rezeki berupa uang saja, kita dengan mudah melupakan syukur. Tentu akan sulit ketika mendapatkan uang sebanyak itu dan berpikir akan menyedekahkannya terlebih dahulu,” kata penulis di halaman 49.

Selain artikel cerminan diri, penulis juga banyak menulis tentang kritik tentang banyaknya fenomena yang terjadi akibat perkembangan teknologi yang pesat. Misalnya, dalam artikel-artikel semacam Makanan Itu Dimakan, Bukan Difoto, Handphone Di-Charge Terus, Iman Dibiarkan Lemah, Selfie itu Ria dan Ujub, dan Selfi Saat Beribadah, Mau Pamer?.

Artikel-artikel tersebut mengajak kita untuk melakukan introspeksi atas apa yang terjadi dalam hidup sehari-hari. Meskipun artikel yang ditulis dalam buku ini hanya berawal dari hal-hal kecil yang terjadi, tulisan penulis dalam buku ini patut untuk dicermati lebih detail. Artikel-artikel dalam buku ini didapatkan penulis dari berbagai sumber dan juga ide-ide yang dikembangkan oleh sang penulis.

Intisari dalam buku ini adalah mengajak para pembaca melihat hal-hal kecil yang sehari-harinya biasa kita jalani. Pemilihan judul “Kalo Sensi Jangan Baca Buku Ini” pun menjadi sangat pas dengan apa yang ada di buku meskipun judul tersebut terkesan kontradiktif sebagai judul buku. Buku ini sangat direkomendasikan sebagai buku motivasi dan cerminan hidup kita sehari-hari. 

Selamat Membaca…

Judul               : KALO SENSI JANGAN BACA BUKU INI

Penerbit         : SHIRA MEDIA

Penulis            : Cahyo Satria Wijaya

Terbit              : Februari 2017

Halaman       : 315 Halaman

No.ISBN         : 978-602-0808-35-2

4
Lucky Ramadhan
Orang NU yang tinggal di kawasan Muhammadiyah.